Rahasia Sukses Menempuh Ujian

Yogyakarta, 25 Muharram 1430 H

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ^_^
Kajian Jelajah HAti @ PPMi Darush Shalihat
By Ustad Syatori Abdurrouf

Rahasia Sukses Menempuh Ujian

– Saat ini kita hidup di zaman yang gelap di bawah terangnya cahaya yang menyinari. Akibatnya, banyak manusia yang tahu siapa dirinya, tapi tidak mengenal siapa dirinya ?.
Bagai murid yang sadar bahwa ia sedang menempuh ujian, tapi tidak memahamii soal demi soal yang tertuang di kertas ujian.

:: Rahasia Sukses Menempuh Ujian::

  1. FAST (Cepat Mengambil Keputusan)
  2. TRUE (Benar dan jujur dalam mengambil keputusan)
  3. CONTINUE (Tidak memngenal kata berhenti dalam mengambil keputusan)

– Karena kita dibatasi oleh WAKTU.
– Hakikat hidup, tidak ada hidup tanpa persoalan.
– Hidup adalah goresan garis takdir. Setiap titik dalam goresan takdir kita adalah “persoalan” yang harus kita selesaikan. Tidak sedikit manusia masa kini yang belum menemukan jawaban yang tepat dari setiap persoalan hisup yang dihadapkan dirinya sendiri.
FastTrueContinue, tanpa ketiga bekal ini maka perubahan pada diri manusia hanya akan menjadi mimpi……
TRUE : manusia tidak akan bisa hidup tanpa kejujuran
ASH SHIDQU
: Kesesuaian antara kebenaran yang tersimpan di hati dengan yang terlihat dalam sikap dan perbuatan.
Kejujuran :
–    Menyimpan perasaan yang baik, lantas mewujudkannya dalam sikap dan tindakan . (Versi I)
–    Menyimpan perasaan yang buruk, lantas melawannya dengan sikap dan tindakan yang ebrlawanan dengan yang dirasakan. (Versi II)
Dalam surat At Taubah[9] : 119,

“Wajib atas kalian bersikap jujur, karena sesungguhnya jujur mengantarkan pada kebaikan. Dan jauhilah oleh kalian dusta, karena sesungguhnya kedustaan itu mengantarkan pada kejelekan. “ (HR. Muslim)

:: Ash Shidqu (Jujur), ada 4 yaitu :
Jujur kepada ALLAH
– wujudnya : Ar Ridlo. Cinta dan benci karena Allah.
Jujur kepada Al Mukmin
– wujudnya : Al Musawah. Memandang mereka sebagai satu tubuh dnegan kita.
Jujur kepada Al ‘Ashi. (Al ‘Ashi : orang yang banyak melakukan ma’shiyat)
– wujudnya : At Tadzkirah. Memandang mereka sebagai orang yang harus diselamatkan.
Jujur kepada diri sendiri
– wujudnya : Jihadun Nafsi. Memandang diri dengan pandangan penuh kewaspadaan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ^_^

Responses

  1. Like

  2. alhamdulillaah..:)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: