Kerjakan sesuai kemampuan, itulah yang Terbaik [1]

Pria itu berkisah tentang dirinya…

Hari itu, aku menemui sahabat Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, Tamim al-Dary. Kami berbicara lama. Hingga akhirnya aku bertanya padanya, “Berapa juz yang Tuan baca hari ini?”

Sahabat Nabi itu tersenyum.. entah apa yang ada dalam pikirannya setelah mendengar pertanyaanku. Dan masih dengan tetap tersenyum, ia berkata,

“Saudaraku, jangan-jangan engkau ini termasuk mereka yang bila membaca Al Qur’an di malam hari, lalu saat pagi menjelang ia pun berkata kepada orang-orang, ‘malam ini aku telah membaca Al Qur’an sekian dan sekian..’. Hmm..sungguh demi Allah, mengerjakan shalat sekedar 3 raka’at di malam hari jauh lebih aku sukai daripada membaca Al Qur’an semalam suntuk, lalau ketika pagi tiba aku harus menceritakannya kepada orang lain…”.

Entah mengapa, aku tersinggung mendengar ucapannya. Aku marah. Dalam kemarahanku itu, aku katakana pada beliau, “ Demi Allah! Kalian sahabat-sahabat Nabi yang masih hidup seharusnya diam saja, daripada harus menyalahkan orang yang bertanya pada kalian!!”

Tapi, subhanallah, beliau tetap saja tenang. Suaranya justru semakin lembut padaku.

“Tenanglah, wahai saudaraku. Marilah aku jelaskan padamu…, “ ujarnya. Ia memegang pundakku dan berusaha meredakan kejengkelanku.

“Renungkanlah baik-baik, saudaraku. Andai saja aku ini seorang mu’min yang kuat sementara engakau adalah mu’min yang lemah, llau engkau berusaha membawa bebanku dengan segala kelemahanmu… Pastilah engkau tak akan sanggup. Engkau akan terjebak dalam keputusasaan. Begitu pula sebaliknya. Andai engkau adalah seorang mu’min yang kuat dan aku adalah mu’min yang lemah… Tentu tidak mungkin aku memikul beban yang sama denganmu. Sebab pasti akan berhenti dan putus asa.

Nah, seperti itulah perbedaan antara kita manusia ini dalam beribadah. Maka peganglah agama ini dan laksanakan apa yang engkau mampu untuk mengerjakannya, hingga suatu saat nanti engkau semakin sanggup melakukan ibadah setinggi mungkin…” Demikian Abu Tamim al-Dary menutup pertemuan mereka hari itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: