Posted by: mediasholeha | November 10, 2013

Tahun baru kita, 1435 H..^^

Tahun baru kali ini sepertinya akan menjadi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Ditahun ini sudah terhitung setengah abad usiaku. Usia yang sudah cukup banyak ya… T_T Mana karya dan amal terbaik yang dipunya? Sudah siapkah mengahdap-Nya? Apa rencana ke depan untuk bisa terus melaju menuju jannah-Nya? Jagalah kami ya Rabb…

Keputusan besar itu harus aku ambil. Meski berat, sedih, dan juga bikin galau. Berat karena sebenarnya aku sangat menyukai dunia itu. Tapi bagaimana pun semua tidak bisa dipaksakan. Sedih… karena harus meninggalkan mereka. Mereka yang sudah terlanjur aku sayangi, cintai, bahkan sering kebawa mimpi. Galaupun muncul karena kadang aku merasa bersalah. Semoga keputusan ini adalah yang terbaik untukku, untuk mereka, dan untuk semuanya.

20131126_153023

Ya Allah.. jagalah aku dan mereka. Tuntunlah kami selalu dalam kebaikan dan keistiqamahan di jalan-Mu. Kuatkanlah ikatan ukhuwah kami…

Ya Rabb, jagalah hati-hati mereka, anak-anak yang aku sayangi. Tetapkanlah mereka dalam iman dan Islam. Tuntunlah mereka untuk meneladani akhlaq kekasihMu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Jadikan mereka generasi Rabbani. Generasi yang mencintai Al-Qur’an, belajar dan mengajarkannya.

Anak-anakku, jadilah anak-anak yang shalih dan shalihah ya. Ammah akan sangat merindukan kalian… Semoga pertemuan dan perpisahan ini karena Allah.. Aamiin ^___^

Posted by: mediasholeha | September 15, 2013

Kita tidak lebih baik dari mereka

3 tahun yang lalu sempat ngobrol-ngobrol dengan seorang nenek. Usianya sudah hampir 80 tahun. Ia menceritakan kisah hidupnya dan memberikan sedikit nasihat kepada saya. Kisah hidupnya dulu sangat membahagiakan. Semua kebutuhan bisa terpenuhi. Suatu saat sang suami meninggal. Mulai saat itulah kesedihan melanda sang nenek. Ia bingung hendak kemana. Anak-anaknya sudah sukses dan tinggal di luar kota. Akhirnya ia memilih untuk tinggal di salah satu rumah anaknya. Karena sudah lansia, hari-harinya diisi dengan bersilaturahmi ke tetangga kanan kiri rumah anaknya. Ia menyampaikan nasihat bahwa kita itu sudah diberi nikmat yang banyak sama Allah. Oleh karenanya, kita harus bersyukur. Dan kita pun harus punya amal unggulan yang itu tidak diketahui oleh orang lain. Nenek setiap mau tidur membaca surat Yaasin. Setiap malam. Sambil merenungkan maknanya. Masya Allah… Di usianya yang sudah senja, beliau mempunyai amalan unggulan untuk dipersembahkan kepada Allah. Bagaimana dengan kita?

Seringkali kita merasa lebih dari orang lain karena kita punya kedudukan, harta, dan paras yang menawan. Seolah-olah kita lebih mulia. Ingin dihargai dan dihormati. Kita juga mungkin pernah meremehkan orang lain karena penilaian kita yang hanya berdasarkan parameter duniawi. Sangat disayangkan jika itu terjadi. Kita tidak pernah tahu bagaimana kedudukan orang tersebut dihadapan Allah. Lalu, bagaimana kita mengetahui kedudukan kita di hadapan-Nya? Kata para ulama, jika ita ingin mengetahui kedudukan kita di hadapan Allah, maka tanyakanlah pada dirimu bagaimana kedudukan Allah di hatimu?

Kita sibuk mencari-cari kesalahan orang lain, tapi sangat jarang kita mengoreksi diri kita sendiri. Sekali lagi, kita tidak lebih baik dari mereka. Karena bisa jadi mereka sangat mulia di hadapan Allah. Sibukkanlah diri kita untuk mencari ridho Allah. Insya Allah… semoga kita selamat di dunia dan di akhirat. Aamiin…^___^

Posted by: mediasholeha | May 9, 2013

KRPH, 09 Mei 2013

BETAPAPUN, HATI TIDAK BISA JAUH DARI AL-QUR’AN

By: ustadz Syatori Abdurro’uf

anak qur'an

Al-Qur’an

–          Ayat-ayat langit yang bisa merubah hati masyarakat bumi yang PENING menjadi BENING

–          Mengantarkan hati yang BENING merasakan suasana HENING

Suasana HENING: suasana jiwa yang membuat siapapun merasakan hanya bersama Allah. Meskipun begitu, kita masih tetap bisa merasakan misalnya ketika disakiti orang lain. Ketika “maa fii qalbii ghairullaah” (tidak ada di hatiku kecuali Allah), maka orang yang menyakiti tersebut merupakan sarana bagi kita untuk lebih dekat dengan Allah.

“Ya Allah, jadikan kami termasuk ahlul Qur’an. Mereka yang menjadi ahli-Mu, orang-orang yang kau khususkan. Wahai yang Maha Pengasih…” Read More…

Posted by: mediasholeha | May 6, 2013

24 Tahun

Ebith Beat A ~ 24 Tahun

24 tahun…………yaa robanna
hamba di dunia……yaa robanna
hamba banyak dosa…yaa robanna
hamba mohon ampun

melupakan satu kewajiban kita
didunia yang telah tertulisakan
dalam agama dalam keluarga
banyak tergiur oleh fantasy dunia Read More…

Posted by: mediasholeha | May 2, 2013

Kisah Nabi Yususf [2]

Menjadi bendahara Mesir

Allah mengisahkan di dalam Al-Qur’an, bahwa Raja mesir telah bermimpi dan mengabarkan mimpinya pada pembesar-pembesar di kerajaannya.

“Sesungguhnya aku bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan tujuh bulir lainnya yang kering.” Hai orang-orang yang terkemuka : “Terangkanlah kepadaku tentang ta’bir mimpiku itu jika kamu dapat mena’birkan mimpi.” (QS Yusuf : 42)

mimpi raja

Tidak satu pun di antara mereka yang mengetahui arti dari mimpi itu. Lalu teman Nabi Yusuf di penjara yang selamat ketika itu teringat akan pesan Nabi Yusuf, maka dia pun meminta agar diutus kepada Nabi Yusuf untuk menanyakan tentang ta’bir mimpi itu. Ketika sampai di penjara orang itu pun berkata: “Yusuf, hai orang yang amat dipercaya, terangkanlah kepada kami tentang tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk yang dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan (tujuh) lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang-orang itu, agar mereka mengetahuinya.” (QS Yusuf : 46) Nabi Yusuf pun berkata: “Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari (bibit gandum) yang kamu simpan. Kemudian setelah itu akan datang tahun yang padanya manusia diberi hujan (dengan cukup) dan dimasa itu mereka memeras anggur.” (QS Yusuf : 47-49) Read More…

Posted by: mediasholeha | May 2, 2013

KISAH AWAL KENABIAN

Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha

Pengasih lagi Maha Penyayang

Assalamu’alaikum teman-teman, pernahkah kalian membaca kisah kelahiran Nabi Muhammad? Bagaimana kehidupan sebelum diutus sebagai Nabi dan Rasul Allah bagi seluruh umat manusia…? Kisah perjalanan kehidupan Nabi Muhammad Sirah Nabawiyyah, yang menceritakan asal-usul Nabi, nasab beliau, kelahiran, masa kecil, kejadian-kejadian sebelun beliau menjadi Rasul, kisah kehidupan beliau dalam berdakwah kepada manusia dan seterusnya, hingga wafatnya.

Nah, kali ini kita akan membaca kisah di awal kenabian, yakni sebelum beliau mendapatkan wahyu yang pertama kali sebagai seorang Nabi dan Rasul.

Nasab dan Keturunan Muhammad

Nabi Muhammad s lahir dari keturunan bangsa Quraisy, dari suku Bani Hasyim. Kakeknya bernama Abdul Muhtalib, seorang pemuka kaum Quraisy yang sangat dihormati. Ayahnya adalah Abdullah bin Abdul Muthalib merupakan seorang pemuda yang cerdas, anak kesayangan Abdul Muhtalib. Read More…

Posted by: mediasholeha | April 30, 2013

Kisah Nabi Yusuf [1]

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh Teman-teman, jika ada yang bertanya padamu ‘Siapakah manusia yang paling mulia dan paling baik garis keturunannya di muka bumi ini’, apa jawabmu? Apa kalian tahu…? Jawabannya adalah Nabi Yusuf. Kalian tahu apa sebabnya? Karena beliau berasal dari anak keturunan para nabi yang shalih. Nabi Yusuf adalah anak Nabi Ya’qub, kakeknya adalah Nabi Ishak, dan kakek buyutnya adalah Nabi Ibrahim. Jadi nama lengkap beliau adalah Yusuf, bin Ya’qub bin Ishaq bin Ibrahim. Allah mengisahkan tentang perjalanan hidup Nabi Yusuf kepada Nabi kita Muhammad di dalam surat Yusuf. Bahkan seluruh isi surat itu menceritakan tentang Nabi Yusuf.

muqadimah

“Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al Qur’an ini kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum (Kami mewahyukan) nya adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahui” (QS Yusuf [8] : 3) Read More…

Posted by: mediasholeha | April 28, 2013

Kisah Nabi Sulaiman

Bismillaah

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Teman-teman, pernah kah kalian mendengar tentang Masjid al-Aqsa? Masjid al-Aqsa itu terletak di Palestina. Dulu bernama Baitul Maqdis, dan merupakan kiblat pertama kaum Muslimin ketika shalat, kemudian Allah perintahkan agar kaum Muslimin menjadikan Ka’bah sebagai kiblat. Jika kalian pernah membaca kisah Isra’ dan Mi’raj Nabi kita Muhammad, maka Masjid Al-Aqsa itu adalah tempat beliau singgah ketika isra dan shalat disana mengimami para nabi dan rasul.

Selain itu Masjid al-Aqsa ini juga merupakan salah satu dari tiga masjid yang disebutkan oleh Rasulullah, dimana orang yang shalat di dalamnya keutamaannya seratus kali lipat dibandingkan dengan shalat di tempat lain. Read More…

Posted by: mediasholeha | April 25, 2013

Kisah Nabi Nuh

muqadimah

Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya dengan memerintahkan): “Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih“, (QS Nuh [71] : 1)

Teman-teman, pernahkah kalian mendengar atau membaca kisah Nabi Nuh alaihis salam? Beliau adalah Nabi yang diutus kepada umat manusia yang terdahulu dan juga Rasul yang pertama.Menurut beberapa riwayat, Allah mengutus Nabi Nuh alaihis salam sepuluh abad setelah Nabi Adam alaihis salam. Beliau juga merupakan manusia pertama di muka bumi yang membuat kapal untuk berlayar, dengan petunjuk dari Allah. Banyak ayat-ayat dalam Al-Qur’an yang mengisahkan tentang Nabi Nuh alaihis salam.

Yuk, kita simak bersama-sama kisah perjuangan dakwah beliau kepada umat manusia….!

Nabi Nuh diutus Allah Ta’ala ketika manusia menyembah berhala dan tenggelam dalam kesesaan dan kekafiran. Kemudian Allah mengutusnya sebagai rahmat bagi umat manusia. Di dalam Al-Qur’an, Allah telah menceritakan kisah Nabi Nuh dan kaumnya serta azab berupa taufan yang membawa banjir yang besar, yang diturunkan-Nya kepada mereka yang kafir, dan juga kisah penyelamatan yang Dia lakukan kepada orang-orang yang berada di dalam perahu.

Allah mengisahkan ketika Nabi Nuh menyeru kepada kaumnya dan berkata:

“Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagi kamu, agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan”. (QS Hud [11] : 25-26)

Maka para pemimpin yang kafir dari kaumnya berkata:

“Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta”. (QS Hud [11] : 27)

Demikianlah, orang-orang kafir mendustakan Nabi Nuh. Dan para pemuka kaumnya itu juga Berkata:

“Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata”. (QS Al-A’far [7] : 60)

Dan Nabi Nuh pun menjawab:

“Hai kaumku, tak ada padaku kesesatan sedikitpun tetapi aku adalah utusan dari Tuhan semesta alam. Aku sampaikan kepadamu amanat Tuhanku dan aku memberi nasehat kepadamu. dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui”. (QS Al-A’raf [7] : 61) Read More…

Posted by: mediasholeha | April 23, 2013

Kisah Nabi Ibrahim

Kalian pernah mendengar kisah Nabi Ibrahim? Belaiu adalah salah seorang Nabi dan Rasul Ulul Azmi, bersama anaknya Nabi Ismail mereka membangun Ka’bah yang kita kenal sebagai tempat kaum Muslimin menyelenggarakan haji. Kita sudah pernah membaca kisah pembangunan Ka’bah, nah sekarang kita akan membaca kisah Kenabian Ibrahim dan perjuangan beliau berdakwah di jalan Allah.

Allah memberikan hidayah kebenaran dan kenabian kepada Ibrahim sejak beliau masih kecil. Nabi Ibrahim hidup ditengah-tengah kaum yang berbuat kesyirikan. Kalian tahu kan syirik itu apa? Iya benar, syirik adalah meyakini dan menyembah tuhan-tuhan lain selain Allah. Syirik adalah dosa yang paling besar yang tidak akan diampuni Allah jika orang yang berbuat kesyirikan tidak bertaubat kepada Allah. Lawan dari syirik adalah Tauhid.

Ya, mereka berbuat syirik, diantara mereka ada yang menyembah dan berdoa kepada patung-patung, bintang, matahari dan sebagainya. Kepada Nabi Ibrahim, Allah menunjukkan tanda-tanda keagungan-Nya, agar beliau termasuk orang-orang yang yakin.

Ketika malam telah menjadi gelap, ia melihat sebuah bintang, ia berkata, “Inilah Tuhanku.” Tetapi ketika bintang itu tenggelam maka ia berkata, “Aku tidak suka kepada yang tenggelam.” Kemudian ketika melihat bulan terbit, ia berkata, “Inilah Tuhanku.” Tetapi setelah bulan itu terbenam, ia berkata: “Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat.” Selanjutnya ketika melihat matahari terbit, ia berkata, “Inilah Tuhanku, ini yang lebih besar.” Maka ketika matahari itu terbenam Nabi Ibrahim berkata kepada kaumnya:

“Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan. Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan

Tuhan.”

Nabi Ibrahim membantah orang-orang yang menyembah bintang, bulan dan matahari, dan sembahan-sembahan selain Allah. Karena sesungguhnya semua itu Allah-lah yang menciptakan, Maha Esa Allah, tiada sekutu bagi-Nya. Bapak Nabi Ibrahim adalah seorang penyembah berhala, karena itu Nabi Ibrahim pertama kali berdakwah kepada bapaknya, mengajak menuju jalan kebenaran dengan kata-kata yang lembut dan isyarat yang baik. Ia berkata kepada bapaknya:

“Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun?

Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus. Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu durhaka kepada

Tuhan Yang Maha Pemurah. Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab dari Tuhan Yang Maha Pemurah, maka kamu menjadi kawan bagi syaitan”. (QS Maryam :43-45)

Setelah petunjuk dan nasihat disampaikan, bapaknya menolak dan berkata:

“Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku, hai Ibrahim? Jika kamu tidak berhenti, maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama”.

Nabi Ibrahim bersikap sangat baik kepada bapaknya dan memintakan ampun kepada Allah. Namun setelah dijelaskan bahwa bapaknya itu musuh Allah, maka beliau pun berlepas diri dari bapaknya. Read More…

« Newer Posts - Older Posts »

Categories