Posted by: mediasholeha | January 5, 2014

ATTADZAKKUR [Menyikap Tabir Kebekuan Hati ]

Sabtu, 04 Januari 2014

Kajian @Darush Shalihat

By: Ustadz Sholihun

ATTADZAKKUR

Menyikap Tabir Kebekuan Hati

 Sama artinya dengan I’tibar, tafakur. Mengambil manfaat/pelajaran dari setiap peristiwa.

# Tafakur (Pelakunya : pikiran, akal)

Untuk diambil kesimpulan bahwa itu lemah, dan yang berkuasa adalah Allah.

#Tadzkirah

Tadzakkur=Tadabbur (Pelakunya: hati)

Ditujukan pada obyek agar orang bisa mengambil hikmah/pelajaran dari setiap peristiwa.

[QS. Qaf: 37]

qaf37

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai akal atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya.

Sesungguhnya peristiwa adalah peringatan supaya orang-orang bisa terbuka hatinya. Obyeknya: peristiwa-peristiwa tertentu agar orang bisa mengambil hikmah. Contoh kisah tenggelamnya raja Fir’aun di laut Merah (ayat terakhir surat Yunus). Kisah lain tentang PM Israel yang koma selama 8tahun. Semua itu supaya menjadi pelajaran.

[QS. Buruj: 10]

buruj10

Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan[1568] kepada orang-orang yang mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab Jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar.

[1568]. Yang dimaksud dengan mendatangkan cobaan ialah, seperti menyiksa, mendatangkan bencana, membunuh dan sebagainya.

#I’tibar (Pelaunya: mata)

Sesungguhnya itu ibrah bagi orang-orang yang berpandangan.

===IFTITAH===

^ Hati…seringkali mengalami kebekuan hingga mendatangkan FUTUR (malas dan enggan bergerak)

^ Hati… tempat iman dan cahayanya, namun seringkali tertutupi oleh kesalahan dan dosa, sehingga tak bertemu dengan hakikat kebenaran ILAHI

^ Allah sendiri yang akan membuka tabir itu

Bagi mereka yang hatinya tidak beku, maka tidak ada tabir antara dia dengan kebaikan. Furqan: ketajaman hati dalam melihat benar/salah, halal/haram.

[QS. Al Muthaffifin:15]

[QS. Fushilat: 53]

Fushilat53

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?

 ^ Allah hadirkan setiap peristiwa hidup; baik dan buruk, salah satunya untuk memecah kebekuan itu. Surat Qaf : 37 yang sebelumnya berbicara tentang kehancuran kaun Nabi Nuh, Nabi Luth, Ashabul Aikah. Hati merasa, mata menyaksikan, dan telinga mendengar.

[QS. Ar Ra’d: 19]

arRad19

Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran,

“Berpikir satu jam lebih baik dari pada shalah sunnah semalam suntuk.”

Dalam Kitab Syu’abul Iman, dinisbatkan kepada Abu darda’.

Dalam Kitab Hilyatul Auliya’, dinisbatkan kepada Al Hasan al Bashri.

Khusyu’ à hubungannya dengan iman, hati. Inti orang menemukan kekhusyu’an, ketengangan bathin, yaitu dengan tadabbur.

Imam Ghazali dalam Kitab Ihya’ Ulumudin, sebab khusyu’ antara lain:

[1]. Sadar bahwa dirinya sedang sholat

[2]. Memahami kalimat-kalimat yang dibaca

[3]. Muraqabah kepada Allah

[4]. Merasakan kehadiran Allah

 === TADZAKKUR===

Menghadirkan gambaran sesuatu yang diingat, berdasarkan pengetahuan di dalam hati. Sehingga menghasilkan pelajaran dari kesimpulan peristiwa atau kejadian.

[QS. Al Ankabut: 49]

alAnkabut49

Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu[1156]. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.

[1156]. Maksudnya: ayat-ayat Al Quran itu terpelihara dalam dada dengan dihapal oleh banyak kaum muslimin turun temurun dan dipahami oleh mereka, sehingga tidak ada seorangpun yang dapat mengubahnya.

Dianjurkan untuk mengingat-ingat suatu kejadian. Apa pelajaran yang bisa diambil.

# Macam potensi hati

[1]. Hati yang Mati. Sulit berpotensi menemukan kehidupan di dalamnya. {QS. Al Anfal : 25-26}.

[2]. Hati yang Hidup. Namun tida respon terhadap peristiwa/ayat Allah. Hati ini punya potensi menjadi lebih baik. {QS. 55: 19-20, QS. Al Furqan: 53}

[3]. Hati yang hidup dan cepat respon terhadap peristiwa dan kejadian. Ini memiliki potensi SUBUR sehingga banyak berbuah amal shalih. Hati yang dimiliki oleh orang-orang yang beriman.

HR. Muslim, Rasulullah bersabda: “Hati seperti tanah yang subur [3]{jika terkena air tanah akan subur untuk bisa ditanami bermacam tanaman}. Hati seperti tanah cadas [2] {seperti orang yang banyak ilmu, oranglain bisa mengambil ilmunya sedangkan dia sendiri tidak bisa memanfaatkan ilmu itu. Jika ada air maka bisa menampung tapi tidak bisa menyerap air tsb}. Hati seperti pasir. ”

 ===Urgensi Tadzakkur===

“Barangsiapa yang mengenal dirinya, maka dia mengenal Allah.”

Perkataan: Yahya bin Mu’adz ar Raazi ash Shufi. Diambil dari kitab Fatawa Ibnu Hajar Al Haitsami (1/667)

Ini bukan hadits. Yahya bin Mu’adz adalah tokoh spiritual di kalangan tabi’ut tabi’in.

 ===Macam Tadzakkur===

[1]. Tadakkur dengan apa yang didengar

[2]. Tadazkkur dengan apa yang disaksikan. Para ulama mengatakan bahwa saksikan=hati, pancaindera(mata) dan hati, matahati.

===Pilar Tadzakkur===

[1] Mengambil manfaat setiap nasihat

Ada 3 pilar:

{1}. Sangat membutuhkannya (nasihat). Juru nasihat à orang yang wajib dinasihati. Merasa butuh terhadap nasihat.

“Hikmah itu seperti barang yang hilangd ari orang beriman. Barangsiapa menemukannya, maka ambillah.”

Hati manusia yang tidak tersentuh oleh nasihat akan keras. Karena hati itu dikelilingi oleh syetan dengan segala tipu daya dan muslihatnya.

{2}. Tidak melihat aib orang yang memberi nasihat. Pura-pura tidak mengetahui tentang aib org tsb (yang memberi nasihat). Nasihat adalah nasihat, pribadi adalah urusan pribadi.

{3}. Ingat kepada janji dan ancaman. Khauf dan roja’

 [2] Mencari kejelasan pandangan dengan ibrah (pelajaran)

Jangan cepat memfonis sesuatu yang kita lihat karena belum tentu begitu. Carilah kejelasan/tabayyun. Ambil dari semua sisinya, ambil positifnya. Supaya tida fanatik dengan orang/golongan apapun. Yang bisa dilakukan untuk mendapat kejelasan itu, sebagai berikut:

{1}. Akal yang hidup. Akal dipandu dengan Al Qur’an dan sunnah. Bacalah dan tafakkurlah !

{2}. Mengenali waktu. Memahami ritme kehidupan. Seperti musafir berangkat dr start menuju finish. QS. Al Ashr. Orang yang membiarkan waktunya begitu saja maka ia tidak akan mendapatkan apa-apa. Memunculkan hati yang lemah, pengecut. Hatinya jadi tumpul karena tida digunakan untuk melakukan kebaikan.

{3}. Selamat dari berbagai ambisi. Netralkan pikiran saat mengambil nasihat. Buang fanatisme dan pikiran buruk. Berambisi untuk mendapat pertolongan Allah.

[3]Mengambil intisari dari buah tafakkurnya

{1} Membatasi angan-angan dan keinginan. Kadang orang tersiksa dengan keinginannya sendiri. Jangan sampai keinginan itu menyesakkan dadamu.

{2} Merenungkan Al-Qur’an.

{3} Menjauhi hal-hal yang merusak hati

[QS. Fathir : 32]

Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan[1260] dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.

[1260]. Yang dimaksud dengan orang yang menganiaya dirinya sendiri ialah orang yang lebih banyak kesalahannya daripada kebaikannya, dan pertengahan ialah orang-orang yang kebaikannya berbanding dengan kesalahannya, sedang yang dimaksud dengan orang-orang yang lebih dahulu dalam berbuat kebaikan ialah orang-orang yang kebaikannya amat banyak dan amat jarang berbuat kesalahan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: