Posted by: mediasholeha | March 21, 2012

Karakteristik Rumah Tangga Islami

Yogyakarta, 26 Februari 2012

Kajian manhaj, by : Ustadz Darul Falah

  1. 1.       Memelihara aspek TAUHID

Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Turmudzi dari Abu Rofi’ berkata :

“Aku melihat Rasulullah SAW adzan pada telinga Al Hasan bin Ali ketika Fatimah melahirkan.”:: Hikmah suami mendampingi istri melahirkan :

–          Makin mencintai istri

–          Makin hormat pada ibu

–          Mengadzani dan mengiqamahi anak (waktu anak lahir yang didengar pertama kali adalah kalimat thoyyibah)

  1. 2.       Memperhatikan ibadah dan kepatuhannya kepada Allah

–          Tanamkan kebiasaan sejak kecil

–          Tanamkan suasana saling ingatkan dan menopang

“Perintahkan anak-anakmu menjalankan sholat jika mereka sudah berusia tujuh tahun, dan juga sudah berusia sepuluh tahun pukullah mereka jika tidak mau melaksanakannya dan pisahlah tempat tidur mereka.”

  1. 3.       Menyemai nilai akhlaq Islami : amanah, muraqabah, sidiq, dll

–          Factor yang secara operasional menyebabkan rasa samara dalam rumah tangga

“Faktor yang paling banyak menyebabkan seseorang manusia masuk surge setelah taqwa adalah akhlaq yang baik.” (HR. Turmudzi)

  1. 4.       Penuh perhatian

“Sebaik-baik kamu semua adalah orang yang paling baik perhatiannya terhadap keluarganya, dan aku (Rasul) adalah orang yang terbaik diantara kalian perhatianku terhadap keluargaku.”

  1. 5.       Penuh perhatian dan bersemangat dalam berpartisipasi memenuhi kewajiban-kewajiban dakwah, dan merasa mulia dengan dakwah.

–          Panglima rumah tangga — dakwah

  1. 6.       Memelihara ajaran islam dalam setiap urusan rumah tangga (pakaian, makanan, minuman, tidur, bangun, dzikir, dan aktivitas lainnya)

Imam Malik berkata :

“Sunah Rasul ibarat perahu Nabi Nuh (saat terjadi taufan), maka barangsiapa naik maka selamatlah ia, dan barang siapa tidak naik maka celakalah ia.”

  1. 7.       Menjaga kebersihan dan keindahan rumah

Responses

  1. semoga bisa mengamalkannya, ya, ukh…😉🙂

  2. kemarin waktu nyebar undangan nikahannya mbak Asih, dibilangin pak Mas’ul coba… katanya, “Ayo2, cah 2006 siapa nih yang jadi pioner?”

    ada kepikiran jawabannya: “Ayo, mas’ulnya jadi teladan?”
    tapi… akhirnya terjawab: “Mari berdoa, teman… *berdoa, mulai”

    semoga KITTA semua bisa mengamalkannya ya, ukh..😉🙂

  3. Aamiin.. Saling mendoakan ya teman..🙂
    iya tu, pak mas’ul selayaknya mjd pioner. Dlm kebaikan yg trpenting. Betul3x..
    Kalo ttg itu mah sdh ada wktunya. Tinggal nunggu kpn diumumkan. Kyk kalo lg jd jobseeker itu lho ukht. Nunggu pngumuman, lulus atau coba lg. Brgkali ada soal yg blm tepat pnyelesaiannya. Hehe..

  4. iya… *iya aja deh ^^v

  5. hehe.. jgn dipaksakan lho ukht..
    smg kita semua tetap istiqamah dalam kebaikan. aamiin..^__^


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: