Posted by: mediasholeha | February 25, 2012

Kisah Teladan

Wanita, Pencetak Generasi Rabbani

By : ustadz Rohmanto, Lc

Berbicara tentang wanita, Islam benar-benar serius dalam menjelaskannya. Satu contoh mudah saja dalam Al Qur’an terdapat satu surat yang bermakna wanita, yaitu surat An-Nisa’. Tak salah lagi, wanita adalah makhluk yang sebenarnya sangat urgent dalam menentukan maju dan mundurnya suatu bangsa. Di tangan merekalah para generasi umat akan mulia.

Cukuplah beliau seorang wanita sahabat, yang bernama Tumadhir binti Amru, dikenal dengan nama Al-Khansa’ menjadi contoh disini. Dialah seorang wanita yang benar-benar telah sukses mendidik para putra penghuni surga, yang luasnya langit dan bumi. Seorang ibu yang diumpamakan seperti pohon rindang yang subur dan menghasilkan buah-buahan yang ranum lagi indah dipandanhg serta enak dirasa.Diriwayatkan bahwa pada waktu perang Al-Qadisiyah pecah, ia mengumpulkan keempat anak-anaknya lalu menghimbau dan mendorong mereka untuk turut serta berjihad seraya berkata, “Waahai anak-anakku, sesungguhnya kalian telah masuk Islam dengan sukarela dan kalian telah berhijrah dengan suka rela pula. Demi Allah yang tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Ia. Sesungguhnya kalian adalah anak dari seorang ayah dan anak dari seorang ibu yang tidak akan pernah membuat cacat kehormatan kalian, dan tidak akan pernah merubah nasab kalian. Ketahuilah bahwa sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik daripada dunia yang fana ini. Maka tabahlah dan bersabarlah serta pertahankanlah dan bertakwalah kepada Allah agar kalian beruntung. Apabila kalian telah melihat peperangan berkecamuk, maka pergilah kesana dan mati-matianlah untuk menyerang. Niscaya kalian akan beruntung dengan harta rampasan perang dan kemuliaan di negeri akhirat kelak.”

Maka tatkala peperangan berkecamuk, ke empat anak itu pun dengan gagah berani menyelami jihad hingga semuanya gugur di dalam peperangan itu. Dan ketika sampai berita bahwa anak-anaknya gugur sebagai syuhada di medan perang, maka sang ibu berkata, “ Segala puji bagi Allah yang telah memuliakanku dengan kesyahidan mereka, dan aku berharap semoga Allah menghimpunku dengan mereka di tempat yang mulia, yaitu surga.”

Masih adakah wanita seperti Al Khansa’ di zaman ini? Zdan masih adakah putra-putra Al-Khansa’ di zaman ini pula? Semoga…

Demikianlah seorang wanita yang sangat berperan bagi generai-generasi sejati Islam. Ada benarnya kata pepatah yang mengatakan, “Buah tidak jatuh jauh dari pohonnya.” Setiap wanita yang ingin mendambakan para putranya menjadi para generasi yang hebat, tentu sebelumnya harus melihat pada diri masing-masing terdahulu. Ketika kita menginginkan putera-putera kita berakhlak baik, maka hal yang wajib pertama kali kita lakukan adalah kita berakhlak baik terlebih dahulu. Ketika kita menginginkan putra kita berhijab, maka kita harus berhijab dahulu dan seterusnya.

Ajarkan kepada mereka tentang cinta kepada Allah dan Rassul-Nya dengan berusaha melakukan ajaranajaran-Nya. Dalam tutur kata, perbuatan dan tingkah laku, pakaian dan sebagainya harus diusahakan seperti yang diajarkan oleh Rasulullah.

Kita ambil contoh dalam hal pakaian. Masih banyak kaum muslimah yang dengan sengaja entah dengan dalih apa mereka membuka aurat di depan orang yang bukan mahramnya. Bahkan, bagi mereka yang menutup aurat mendapatkan sindiran dan caci maki.

Tidak salah dengan berhias. Bagi wanita berhias itu hal yang perlu. Para kaum wanita mempunyai hak berhias di depan dan untuk suaminya, serta di hadapan orang yang tidak halal untuk menikahinya. Perhiasan apa saja boleh ia kenakan, akan tetapi jika kepada orang yang bukan mahramnya maka hal ini terlarang.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita semua para ibu yang shalihah yang tetap semangat dalam mendidik para putra sehingga menjadi para tonggak kebangkitan umat di masa depan. Cukuplah hadits berikut kami berikan sebagai spirit para sang ibu.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Barangsiapa yang mempunyai tiga anak perempuan, atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu ia didik dengan sebaik-baiknya dan menikahkan mereka, maka baginya adalah surga.”

“Barangsiapa yang diberi ujian melalui anak-anak perempuan ini, lalu ia berbuat baik terhadap mereka, niscaya mereka akan menjadi pelindung baginya dari api neraka.” (Hadits Riwayat Bukhari Muslim)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: