Posted by: mediasholeha | October 6, 2011

Manakah yang mau kamu masuki, surgakah atau neraka?

Seorang Sufi yang ‘Alim (soleh) yang sangat rajin beribadah kepada Allah. Bahkan saking semangatnya, dia mengasingkan diri ke sebuah gua, disanadia berikrar untuk tinggal seumur hidupnya. Sebab menurutnya tinggal di tengah-tengah komunitas manusia hanya akan membuat ibadahnya ternodai. Akhirnya dia pergi untuk menetap di sebuah gua di atas gunung yang tidak ada satu pun manusia disana, mulailah dia menjalankan rutinitas ibadahnya dengan khusyu’. Tetapi di tengah kekhusyu’annya beribadah muncul satu masalah, dia bingung karena di tempat tersebut tidak ada makanan dan air minum untuk dirinya. Akhirnya dengan penuh harap dia mengeluhkan kesusahannya kepada Allah. Lalu tidak lama kemudian Allah mengabulkan do’anya. Ditumbuhkanlah sebuah pohon delima sebagai makanan bagi si ‘Alim ini, dan tiba-tiba muncratlah air dari sela-sela dinding gua tersebut yang bisa digunakannya untuk minum dan berwudhu.   Setelah itu dia semakin khusyu’ beribadah, karena dia memiliki keinginan yang kuat untuk bisa masuk ke dalam surga. Cuma sayangnya si ‘Alim ini belum mencapai derajat kesempurnaan iman, sehingga dia masih terus berpikir bahwa dengan banyak mengumpulkan pahala dan menggasak habis dosa-dosanya sudah cukup untuk bisa masuk ek dalam surga. Kalau dihitung, memang benar pahala ibadah yang dikumpulkan oleh si ‘Alim ini banyak jumlahnya, sebab sudah empat puluh tahun ini dia khusyu’ beribadah padahal umurnya saat ini mencapai 55 tahun.   Tetapi rupanya Allah ingin memberikan pelajaran yang berharga buat si ‘Alim ini. Setelah dia mati, malaikat membawanya menghadap Allah. Kemudian Allah mengajukan sebuah pertanyaan kepada si ‘Alim ini:   “Manakah yang mau kamu masuki, Surgakah atau Neraka?”   Si ‘Alim menjawab: “Tentu saja saya memilih surga yaa Rabb”.   Allah kembali bertanya lagi kepadanya:   “Apa yang membuatmu yakin bahwa Aku akan memasukkanmu ke dalam Surga”.   “ Karena selama hidupku aku baktikan untukMu, dan aku dengan khusyu’ beribadah kepadamu selama 40 tahun”. Jawab si ‘Alim.   Allah kembali bertanya lagi:   “Apakah kamu yakin nilai Ibadah yang kamu lakukan sudah cukup banyak untuk masuk ke dalam surgaKu?”   “Ya, saya yakin ya…Allah”. Tegas si ‘Alim.   Kemudian Allah emmerintahkan kepada malaikatNya untuk menimbang pahala si ‘Alim ini untuk membuktikan apakah benar pahalanya banyak. Lalu malaikat mulai melakukan penimbangan.   Dan apa yang terjadi… si ‘alim loncat kegirangan karena pahalanya benar-benar jauh lebih banyak dari dosanya, sebab timbangannya itu condong 180 derajat ke kanan (sisi kanan untuk pahala kebaikan, sedang sisi kiri timbangan untuk dosa). Lalu dia berkata:   “Tuh kan benar kata saya, kebaikan saya jauh lebih banyak”. Tegas si ‘Alim.   Tetapi kemudian Allah memerintahkan kepada malaikatnya untuk mengambil satu biji matanya untuk ditimbang dengan kebaikan si ‘Alim tadi. Hal ini dilakukan untuk membuktikan natinya lebih berat berat mana. Tak lama kemudian penimbangan mulai dilakukan.   Dan……… subhanallah, tahukah Saudara apa yang terjadi, si ‘Alim kaget setengah mati. Ternyata satu biji matanya saja sudah jauh lebih berat ketimbang kebaikan yang telah diperbuatnya selama 40 tahun, timbangan itu sekarang terbalik dari keadaan pertama. Sekarang biji matanya lebih berat 180 derajat ketimbang kebaikan yang dilakukan si ‘Alim ini.   Setelah penimbangan itu si ‘Alim menangis tersedu-sedu memohon ampunan dari Allah atas semua kekeliruan yang telah dilakukannya selama ini. Sebab dia tidak tahan dan tidak sanggup untuk membayangkan bagaimana jadinya seandainya seluruh organ tubuh yang dia miliki ditimbang semuanya, padahal baru satu biji mata saja sudah jauh lebih berat dari kebaikan dan ibadah yang dilakukannya selama 40 tahun. Kini dia sadara bahwa seberapapun besarnya kebaikan dan ibadah yang dilakukannya, belum mampu untuk mengalahkan nikmat dan anugerah yang telah Allah berikan.   Karena Allah memiliki Kasih Sayang yang begitu besar kepada HambaNya, apalagi kepada hambaNya yang mengaku salah dan bertaubat di hadapanNya. Akhirnya Allah berkenan mengampuni dosa si ‘Alim dan memerintahkan malaikatnya untuk memasukkan si ‘Alim ini ke dalam surgaNya.   [Investasi AbadiàPustaka Fahima]


Responses

  1. Subhanallah..

  2. syukron ukh dah mampir..sy baru sempat ol lg..:)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: