Posted by: mediasholeha | December 21, 2010

Fajar dalam do’a

Ku dengar suara adzan

Dedauanan mulai tampak dipandangan

Kicauan burung memberi kabar

Saatnya fajar menggantikan malam

Kau pun termangu di pintu rumahku

Tapi kenapa gemetar

Melihat bunga-bunga terkapar

Bertebaran di taman

Apakah itu pertanda

Sudahkah tiba saatnya

Kereta menjemputmu ke surga

Sehingga kita bisa bersua

Kau dengar suara panggilan

Bergegaslah tak perlu cemas

Mungkin hanya bunga terkapar

Jatuh dari kelopak sejarahnya

Dalam sujudmu

Kau bermunajat pada-Nya

Kau kirimkan salam  untukku

Dalam rangkaian do’a terindah

Untuk Alm Fajar, semoga bahagia di sana ya.. Sebagai saudara seiman, saya hanya bisa mendo’akanmu…. Saya percaya bahwa hidup itu ada akhirnya. Tanpa kabar berita. Dan saat hendak memposting tulisan ini, tiba-tiba di warnet listriknya mati. Hmmm…

Pelajaran bagi kita yang masih membahana di dunia fana untuk bersiap dengan amalan terbaik. Barangkali hari itu akan datang segera. Semoga akhir yang baik, husnul khatimah. Aamiin…..


Responses

  1. Karena Allah sayang padamu, Fajar…^^

  2. subhanallah, penuh dengan perasaan dan keikhlasan yang buat puisinya….

  3. wah, menyentuh euy….

    semoga almarhum diberi tempat terbaik. aamiin

  4. just wanna say…

    aamiin………

  5. like this ….
    kematian itu suatu nikmat yang harus di syukuri maka harus disongsong dengan ucapan hamdalah (Ustd Syatori, KRPH 23 Des 2010).
    eh, fajar siapa sih tik?

  6. yup…
    fajar itu adiknya pak panji…

  7. Aamiin…:)

  8. […] 2. Fajar dalam do’a […]

  9. syukron…^^


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: