Posted by: mediasholeha | January 30, 2009

Adikku keren2

Teringat waktu itu pagi menjelang siang. Panas. Namun tak menyurutkan langkahku untuk mengisi AAI. Kali ini beda !. Saya tunggu di taman, tak kunjung datang. Perjanjian di sms j11.00. Setelah 15 menit berlalu, saya menghubungi mereka. “Assalamu’alaikum, dek lg dmn?”. Masih di atas kak, baru keluar kelas baru selesai kuliah, tunggu bentar ya kak…, jawab mereka.

Ga’ asing melihat wajah mereka ketika pertama kali ketemu di forum AAI. Karena waktu PASCAL (ospek) 4 dari 5 adik2 AAI tersebut adalah satu kelompok di kepemanduan ospek dan kebetulan pemandunya adalah saya. Sebenarnya sudah lumayan cukup mengenal kalau hanya nama. Masalahnya waktu kepemanduan PASCAL kemarin kelompok saya paling banyak anggotanya diantara kelompok yang lain, ada 17 orang. Jadi tentang karakter belum begitu nampak, masih pada jaim2 gitu. Awalnya bingung, kok anggotanya banyak banget ya?. Usut punya usut, ternyata ada diantara mereka yang salah masuk kelompok. Ketika mau dipindah mereka keberatan, dah terlanjur sreg, begitu katanya. Lagipula baru ketahuan salah kelompoknya ketika upacara penutupan hari pertama dimulai.

Waktu menunjukkan pukul 11.30 WIB. Mereka pun datang.” Kak…maaf ya telat ^_^ ”, mereka serempak. Ya dek, gpp, jawab saya sambil menyalami mereka. Kami duduk di kursi, membentuk setengah lingkaran, setengahnya lagi tembok, he. Jreng jreng jreng…tet toret toret…..AAI pun dimulai. Subhanallah mereka semangat2 sekali dan sangat antusias. Kebetulan awal2 pertemuan kita hanya kenalan dan main2 aja. Ada yang juara karate, dance, debat, dll. Tapi tetep enjoy aja waktu itu, serasa dunia milik sekelompok aja.

Pertemuan demi pertemuan pun berlalu. Ada senang, sedih, syukur yang senantiasa mewarnai. Teringat nasihat teman, ketika kita membina mereka (adik2 AAI), jangan samakan dengan kita sekarang, tapi ingatlah ketika kita dulu masih seperti mereka. Ingat bahasanya, penyampaiannya, masuklah ke dunia mereka, buat mereka enjoy, dan tidak merasa digurui.

Ya Allah,

Karuniakan hidayah untukku dan untuk mereka

Ingatkanlah ketika kami lupa

Ringankanlah ketika kami merasa berat menjalani ujian ini

Mudahkanlah ketika kami dalam kesulitan

Ya Rahman,

Kokohkanlah ikatan ukhuwah kami

Hingga kami bertemu di surgaMu

Amin Ya Rabbal ‘alamin

Note:

Untuk Adik2ku, met birul walidain, S_E_M_A_N_G_A_T !!!

Jangan lupa sholatnya ya…..^_^


Responses

  1. assalamualaikum wr wb

    salam kenal…

    begitullah, roda dakwah ini akan terus berputar. seandainya kita tak turut sertapun bakal tetep ada yang memperjuangkan dakwah itu sendiri. sehingga terserah kita mo ikut didalamnya ataupun gak….

    seneng ya ngeliat penerus2 kita bagitu banyak dan penuh semangat, namun sedih juga ya kalo kita mikir jangan jangan generasi kita adalah sebuah generasi yang di gantikan oleh Allah.

  2. setuju mas fahmi dengan atau tanpa kita roda dakwah akan tetap berputar, rugilan bagi orang yang tidak terlibat dalam dakwah

  3. *) FAHMY
    ‘alaykumussalam wr wb
    salam kenal juga ^_^
    keep fight!
    never ending dakwah!

    *) big sugeng
    ^_^

  4. Kalau bisa dijaga sampai akhir dan di follow up bagus tuh. Bisa jadi kader-kader tangguh dan militan.

  5. Wah… AAI…, dulu ana juga ndaftar jadi asisten AAI. tapi nggak diterima😦
    tapi tekat sudah bulat! tahun ini, harus masuk biro Asistensi! mohon do’anya ya mbak…

  6. “senyum manismu dapat meredakam amarah membara”


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: